KPR Ditolak? Coba Deh Cek Dulu 6 Hal yang Membuat Pengajuan KPR Ditolak

Banyak orang selalu memimpikan punya rumah pribadi. Terlebih jika sudah memasuki usia matang dan berkeluarga. Kebutuhan akan rumah pribadi yang dapat menampung semua anggota kerluarga pun jadi semakin mendesak. Namun sayangnya, harapan ini sering terbentur dengan masalah KPR yang ditolak oleh bank. Hal ini membuat mimpi punya rumah impian jadi kandas.

Saat dapat surat penolakan dari bank, pasti banyak yang merasa stres dan frustrasi. Tapi jangan risau, sebelum menyerah, coba cek dulu penyebab KPR ditolak berikut ini. Kalau sudah tahu penyebabnya, kamu akan lebih mudah menemukan solusi demi mendapatkan rumah impianmu.

1. Coba cek kelengkapan dokumen. Mungkin ada dokumen yang belum dilengkapi secara sempurna

Coba cek dulu kelengkapan dokumennya. Mungkin ada yang kelupaan

Sumber

Saat mengajukan KPR, pasti ada berkas-berkas yang harus dilengkapi dan diserahkan kepada bank. Mulai dari identitas diri, slip gaji, dan lain-lain. Biasanya berkas itu jumlahnya cukup banyak dan agak ribet.

Nah, bagi kamu yang KPR-nya ditolak, mungkin saja ada dokumen yang belum dilengkapi. Coba deh cek sekali lagi apakah semua dokumen yang diminta oleh bank sudah ada dalam berkas yang diajukan. Karena bisa jadi, KPR-mu ditolak karena ada dokumen yang kurang lengkap.

2. Gaji tidak mencukupi dan usia peminjam sudah melewati batas usia yang telah ditentukan

Gaji tidak mencukupi dan usia suda melewati batas

Sumber

Syarat terpenting dalam pengajuan KPR adalah gaji yang mencukupi. Artinya, gaji yang kamu mencukupi untuk pengajuan KPR, baik berdasarkan gaji sendiri atau gaji gabungan antara suami dan istri. Selain itu, syarat KPR di bank adalah batas usia peminjam tidak lebih dari 55 tahun untuk angsuran terakhir. Bisa jadi pengajuan KPR ditolak oleh pihak bank karena usiamu saat mengajukan sudah melampaui batas tersebut.

Semisal sekarang kamu sudah berusia 35 tahun dan akan mengambil KPR yang asurannya 20 tahun, maka angsuran terakhir adalah saat usiamu sudah 55 tahun. Hal inilah yang membuat pengajuan KPRmu ditolak. Karena usia maksimalnya adalah 55 tahun. Jadi lebih baik kalau mau mengajukan KPR, mulai dari usia muda saja.

3. Tidak jujur dan catatan keuangan konsumen dinilai buruk berdasarkan BI Checking

Reputasi buruk dan tidak jujur

Sumber

Pengajuan KPR akan gagal apabila kamu tidak jujur soal kondisi finansialmu. Misalnya saja kamu punya hutang/kredit, tapi tidak mengaku padahal data tersebut bisa diperiksa melalui BI Checking.

Bagi kamu yang sudah sering mengambil kredit di bank, harus memperhatikan penilaian konsumen berdasarkan BI Checking berikut ini. Karena bisa jadi nanti KPR-mu ditolak karena berkasmu dinilai buruk oleh BI. Penilaian ini berdasarkan status riwayat kredit seseorang yang tercatat dalam SID (Sistem Informasi Debitur) Bank Indonesia.

Nantinya, performa kreditmu akan diberikan skor dari skala 1-5.

  • Skala 1 : Kualitas kredit baik (peminjam tidak pernah menunggak cicilan pembayaran)
  • Skala 2 : Kredit Dalam Perhatian Khusus (peminjam tercatat punya tunggakan pembayaran cicilan sampai 90 hari)
  • Skala 3 : Kredit tidak lancar (peminjam tercatat punya tunggakan pembayaran cicilan sampai 120 hari)
  • Skala 4 : Kredit diragukan (peminjam tercatat punya tunggakan pembayaran cicilan sampai 180 hari)
  • Skala 5 : Kredit macet (peminjam tercatat punya tunggakan pembayaran cicilan lebih dari 180 hari)

Nah, jika kamu sempat mengalami kredit macet, bisa jadi ini yang membuat KPRmu ditolak. Karena bank sudah memiliki penilaian tentang kualitas kreditmu.

4. Pastikan untuk mengangkat telepon pada saat di verifikasi oleh pihak bank

Jangan lupa angkat telepon dari bank

Sumber

Hal sepele yang sering membuat pengajuan KPR ditolak adalah konsumen kadang tidak mengangkat telepon jika ada kontak yang tidak dikenal. Tentu saja ini membuat pihak bank kesulitan menghubungi konsumen yang melakukan pengajuan kresit. Karena terkadang bank akan menelepon konsumen untuk mengkonfirmasi beberapa hal.

5. Developer rumah abal-abal

developer yang dipilih abal-abal

Sumber

Banyak yang tidak mengecek tentang reputasi pengembang rumah atau developer sebelum mengajukan KPR ke bank. Tapi sebenarnya hal ini penting untuk dilakukan karena pihak bank tidak akan menyetujui KPR dari pengembang rumah yang abal-abal atau tidak terpercaya. Namun hal ini tidak akan terjadi jika kamu membeli rumah di Perumahan Permata Bogor Residence. Pengembang yang sudah terjamin dan terpercaya, membuatmu bisa mengajukan pinjaman KPR ke bank. Hal ini dibuktikan dengan adanya kerjasama KPR antara pihak perumahan Permata Bogor Residence dan beberapa bank terpercaya.

6. Jenis pekerjaan, status kepegawaian dan masa kerja dianggap tidak memenuhi syarat

perhatikan jenis pekerjaan

Sumber

Syarat lainnya untuk bisa mengajukan KPR adalah memperhatikan jenis pekerjaan, status kepegawaian, dan masa kerja. Antara pegawai negeri, karyawan swasta, dan wirausahawan tentu akan dibedakan. Umumnya, pegawai negeri dan karyawan swasta akan lebih mudah mengajukan KPR karena dianggap memiliki penghasilan yang stabil. Selain itu, status sebagai pegawai tetap atau kontrak juga akan sangat berpengaruh. Masa kerja lebih dari dua tahun dan sudah melewati masa percobaan (menjadi karyawan tetap) memiliki peluang lolos KPR lebih tinggi. Jadi jika kamu sekarang masih tercatat sebagai karyawan magang atau masa kerjanya kurang , mungkin kamu harus menunggu sampai bisa memenuhi syarat tersebut.

7. Rumah yang diincar tidak bekerjasama dengan bank yang dituju

Rumah yang akan dibeli tidak bekerja sama dengan bank

Sumber

Hal yang mungkin bisa membuat KPR-mu ditolak adalah rumah yang diincar tidak bekerja sama dengan bank yang dituju. Tentu saja hal ini akan membuat pengajuanmu ditolak. Bagaimana bisa diterima kalau bank dan pihak developer tidak ada kerjasama. Iya, kan?

Maka dari itu sebelum mengajukan KPR cek dulu bank mana yang bekerja sama dengan rumah idamanmu. Seperti Perumahan Permata Bogor Residence yang tercatat memiliki kerjasama dengan beberapa bank seperti BTN, BTN Syariah, dan Mandiri Syariah. Dengan memastikan bank yang bekerja sama, kamu akan lebih cepat memiliki rumah impian.

 

Jadi jika pengajuan KPRmu ditolak oleh bank, jangan langsung risau dan menyerah. Coba cek dulu beberapa hal yang tadi sudah dijabarkan terutama developer dan bank yang bekerja sama. Agar tidak salah sasaran, lebih baik kamu membeli rumah di perumahan yang sudah jelas terpercaya seperti Perumahan Permata Bogor Residence. Pastinya ada banyak penawaran menarik dan DP yang ringan. Yuk, langsung cek informasi lengkapnya di sini!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *