6 Biaya KPR Ini Sering Terlupakan oleh Pemula, Padahal Penting Banget, Lho!

Membeli rumah dengan cara KPR adalah salah satu jalan alternatif yang paling banyak dipilih orang-orang saat ini. Meski terdapat berbagai keringanan yang ditawarkan, tapi terkadang kita sering lupa untuk menyiapkan biaya KPR yang nominalnya cukup banyak. Nah, biar nggak kaget, cek dulu nih beberapa biaya KPR yang harus dibayarkan saat membeli rumah berikut ini.

1. Biaya notaris

Biaya Notaris

Sumber gambar

Selain DP dan cicilan pertama, saat membeli rumah kamu juga harus menyiapkan beberapa biaya KPR yang harus dibayarkan. Salah satunya adalah biaya notaris. Untuk mengurus berbagai dokumen, seperti Akad Jual Beli (AJB), perjanjian KPR, dan dokumen legal lainnya, kamu memerlukan seorang pejabat notaris.

Biasanya pihak developer dan bank memiliki notarisnya sendiri-sendiri. Notaris dari pihak developer mengurus dokumen seperti AJB dan notaris dari pihak bank yang menyiapkan akta kreditnya. Nah, sang pembeli ‘lah yang harus membayar biaya notaris tersebut.

 

2. Biaya asuransi jiwa

Biaya asuransi jiwa

Sumber gambar

Saat membeli rumah dengan cara KPR, bank pasti akan menimbang berbagai hal termasuk resiko terburuknya. Maka dari itu, biasanya bank akan mewajibkan pembeli untuk ikut asuransi jiwa. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi hal-hal tidak terduga, seperti debitur yang meninggal dunia.

Jadi semisal pembeli meninggal, maka perusahaan asuransi lah yang akan menanggung pelunasan rumah KPR tersebut. Sehingga tidak memberatkan ahli warisnya. Biaya asuransi jiwa ini berbeda-beda nominalnya. Hal ini tegantung dari umur pemohon, kualitas hidup, dan kondisi kesehatannya.

 

3. Pajak penjualan dan pembelian

Pajak penjualan dan pembelian

Sumber gambar

Dalam setiap jual beli tentu ada pajak yang harus dibayarkan kepada negara. Termasuk dalam jual beli rumah dengan cara KPR. Nantinya pajak jual beli ini akan termasuk dalam biaya KPR yang harus dibayarkan oleh debitur.

Ada dua jenis pajak dalam jual beli rumah, yaitu pajak penjualan dan pajak pembelian. Pajak penjualan pastinya dibebankan kepada penjual atau developer dan pajak pembelian yang harus dibayarkan oleh pembeli. Besarnya pajak penjualan adalah 5% dari harga jual dan pajak pembelian besarnya 5% dari harga jual dikurangi Nilai Jual Obyek Pajak Tidak Kena Pajak (NJOPTKP). Pajak pembelian ini juga dikenal dengan istilah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Untuk informasi lebih lanjut, langsung cek info lengkapnya di sini ya!

 

4. Biaya asuransi rumah

Biaya asuransi rumah

Sumber gambar

Selain asuransi jiwa, pembeli juga harus ikut program asuransi rumah. Hal ini dimaksudkan untuk melindungi rumah KPR dari musibah yang tidak diinginkan, seperti bencana alam atau kerusuhan. Nantinya besaran premi atau biaya asuransi rumah akan disesuaikan dengan pilihan perlindungan yang diinginkan. Namun tenang saja, biasanya jumlahnya tidak lebih besar dari premi asuransi jiwa kok.

 

5. Biaya provisi

Biaya provisi

Sumber gambar

Ada juga biaya provisi yang harus kamu bayarkan saat membeli rumah. Biaya provisi ini berupa biaya yang dikenakan kepada debitur saat mengajukan kredit dan hanya dibayarkan satu kali saat pengajuan. Biaya provisi juga harus sudah dilunasi sebelum akad kredit dilaksanakan. Biasanya besaran biaya provisi adalah sebesar 0,75% dari plafon kredit yang telah disetujui.

Misalnya kamu membeli rumah di Perumahan Permata Bogor Residence yang harganya Rp 370 juta. Lalu mengajukan KPR kepada pihak bank dan disetujui. Maka besaran biaya provisi yang harus dibayarkan adalah

0.75% x Rp 370.000.000, – = Rp 2.775.000, –

Namun tenang saja, saat ini Perumahan Permata Bogor Residence sedang mengadakan promo free biaya KPR sehingga kamu tidak perlu pusing memikirkan berbagai biaya KPR ini.

 

6. Biaya asuransi kebakaran

Biaya asuransi kebakaran

Sumber gambar

Kamu juga harus ikut asuransi kebakaran untuk memberikan perlindungan kepada rumahmu. Bank menganggap asuransi kebakaran penting karena jika nantinya terjadi kebakaran, pihak asuransi bisa mengganti kerugiannya. Terlebih jika rumah yang kamu beli nilainya cukup tinggi.

Namun terkadang biaya asuransi kebakaran ini sifatnya opsional dan tidak wajib. Hal ini tergantung dari kebijakan bank yang memberikan KPR. Maka dari itu, di awal lebih baik kamu tanyakan dengan jelas, apa saja biaya KPR yang wajib dibayarkan.

 

Beberapa biaya KPR tersebut biasanya memang sering terlupakan oleh pembeli. Terutama bagi pembeli pemula yang belum berpengalaman. Jadi biar nantinya nggak kaget, dari sekarang siapkan dana untuk membayar biaya KPR. Tapi hal ini tidak berlaku jika kamu membeli rumah di Perumahan Permata Bogor Residence. Karena sekarang, Perumahan Permata Bogor Residence sedang ada promo menarik berupa Free Biaya KPR. Tertarik? Cek di sini ya. Atau, kamu bisa datang langsung ke event Indonesia Properti Expo pada tanggal 3 – 11 Februari 2018 bertempat di JCC Senayan Hall B stand 106.