Hati-hati! Jangan Lakukan 5 Hal Ini Saat Membeli Rumah Biar Nggak Nyesel Kemudian!

Siapa sih yang nggak ingin punya rumah? Sebagai salah satu kebutuhan primer, membeli rumah sendiri rasa-rasanya jadi impian yang ingin dicapai mayoritas kita. Jika kamu sudah berhasil mengumpulkan dana, selamat! Tapi perjuanganmu belum selesai, lho.

Beli rumah nggak bisa asal-asalan. Ada banyak hal yang harus kita pertimbangkan. Mirip-mirip cari jodohlah, beli rumah adalah komitmen jangka panjang sehingga nggak bisa sembarangan. Nah, agar nggak menyesal belakangan, hindari deh 5 hal di bawah ini saat membeli rumah. Apa aja tuh? Yuk, simak!

1. Menyepelekan masalah akses dan jarak rumah ke pusat keramaian, padahal lokasi strategis itu faktor paling penting

lokasi yang terpenting

Sumber gambar

Kita pastinya juga butuh berada dekat keramaian dan menikmati hiburan yang biasanya banyak terletak di pusat kota. Apalagi jika kita justru bekerja di area perkantoran yang ada di pusat keramaian tersebut.

Jarak yang pas antara rumah dan pusat keramaian sebenarnya berkisar 20 hingga 30 menit perjalanan. Dengan jarak, kita dapat dengan mudah menjangkau keramaian, namun juga masih mendapatkan suasana tenang untuk beristirahat. Karena itu, pastikan jarak antara rumah impianmu hingga pusat keramaian pas. Seperti jarak antara Permata Bogor Residence ke pusat kota Bogor yang hanya 20 menit saja. Berminat cari tahu soal perumahan yang lokasinya strategis dengan cicilan mulai 109 ribu saja? Cek di sini ya. Atau, kamu bisa datang langsung ke event Indonesia Properti Expo pada tanggal 3 – 11 Februari 2018 bertempat di JCC Senayan Hall B stand 106.

2. Tidak memperhatikan fasilitas umum yang ada di sekitar rumah

ketersediaan fasilitas umum

Sumber gambar

Mungkin awalnya kita merasa bahwa hal ini nggak penting, toh kita punya kendaraan yang bisa membawa kita ke mana-mana. Nggak perlu tuh memastikan ada fasilitas umum yang cukup lengkap di sekitar rumah.

Tapi gimana kalau ada urusan darurat? Pasti jauh lebih cepat dan rendah risiko jika kita tinggal dekat dengan berbagai fasilitas umum yang penting seperti rumah sakit, sekolah, dan kantor polisi. Jadi, pastikan rumah yang akan kita beli nggak terpencil sehingga menyusahkan kehidupanmu kelak.

3. Tidak meninjau potensi wilayah sekitar dan tingkat kenaikan nilai investasi propertinya

kenaikan nilai investasi

Sumber gambar

Ketika membeli rumah, kita tidak hanya membeli tempat tinggal namun juga sebuah investasi masa depan. Karena rumah adalah asset tetap yang nilainya akan selalu meningkat dari tahun ke tahun. Sehingga kamu wajib untuk memastikan bahwa investasi rumahmu menguntungkan,

Pastikan bahwa nilai investasi properti di area tersebut memiliki tingkat kenaikan yang cukup pesat dan memiliki potensi pengembangan yang cukup baik. Seperti di Permata Bogor Residence yang nilai investasinya sudah meningkat sebesar 51 persen selama dua tahun terakhir.

4. Memastikan surat-suratnya lengkap dan pengembangnya terpercaya

pengembang terpercaya

Sumber gambar

Bukan hanya rumahnya yang perlu kita cek. Reputasi dan rekam jejak pengembang pun harus kita telaah dengan jeli. Nggak mau kan kita udah beli rumah, eh ternyata pengembangnya banyak gimmick doang sehingga yang dijanjikan dengan apa yang kita terima kenyataannya berbeda jauh?

Atau lebih parah lagi, ternyata pihak pengembang sudah menjual tanpa sebelumnya mengantongi izin membangun dari pemerintah. Duh, alamat kena gusur sewaktu-waktu deh ini. Nah, agar nggak tertipu pengembang yang nggak bertanggung jawab begini, kita harus jeli dalam memeriksa latar belakang dan kelengkapan perizinan dari pihak pengembang.

5. Mengambil KPR dengan tenor singkat

KPR tenor singkat

Sumber gambar

Mungkin kita saat ini memiliki jumlah pendapatan bulanan yang cukup besar, sehingga rasanya memungkinkan untuk mengambil KPR dengan tenor singkat. Tapi keputusan ini sebenarnya kurang bijak, guys. Saat memutuskan untuk membeli apapun secara kredit, kita harus memasukkan kemungkinan terburuk ke dalamnya. Misalnya, kena PHK atau pendapatan dari usaha yang menurun drastis.

Variabel ini, meski tidak diinginkan, tapi harus kita masukkan ke dalam salah satu kemungkinan yang akan terjadi di kemudian hari. Karena itu, lebih baik kita mengambil KPR dengan tenor yang panjang untuk menyesuaikan dengan titik aman kita.

 

Pada intinya, membeli rumah adalah perkara yang dibuat dengan banyak pertimbangan. Saat membeli rumah yang merupakan asset tetap, kita harus dapat membayangkan kehidupan kita beberapa tahun kelak. Karena membeli rumah adalah komitmen jangka panjang. Jangan sampai kamu menyesal di kemudian hari hanya karena tidak melakukan kelima hal di atas. Rumah yang kita beli haruslah seperti di Permata Bogor Residence yang potensial, memudahkan kehidupan sehari-hari kita, serta memiliki nilai investasi yang menguntungkan. Jadi, jangan sampai salah pilih, ya!