Beli Rumah Baru Atau Bekas? 5 Hal Ini Harus Kamu Pertimbangkan!

Membeli sesuatu dengan komitmen besar, seperti properti, pasti membutuhkan banyak pertimbangan. Kita tidak bisa secara impulsif memutuskan. Apalagi di saat kita mencari informasi terkait properti yang akan dibeli, seringkali bermunculan berbagai pilihan baru yang sebelumnya tidak terpikirkan. Salah satunya adalah pilihan untuk membeli rumah baru atau bekas.

Nah kalau kamu sedang mengalami dilemma antara membeli rumah baru atau bekas, yuk kita cek hal-hal di bawah ini yang harus kamu pertimbangkan!

1. Bagaimana skema pembelian rumah yang diinginkan? Tidak semua rumah bekas bisa dibeli dengan KPR, lho!

Skema pembayaranmu apa?

sumber gambar

Perlu dicatat, kalau kamu ingin membeli rumah dengan skema KPR, pilihan untuk membeli rumah bekas menjadi kurang cocok. Karena tidak semua penjual rumah bekas, yang rata-rata merupakan pemiliknya langsung, menerima skema pembelian KPR. Padahal selain memudahkan, bank pun kerap memberikan promo menarik kalau kita membeli rumah dengan skema KPR.

Namun kamu nggak perlu khawatir, rata-rata pengembang rumah baru menerima skema pembelian KPR kok. Bahkan ada yang sudah punya kerjasama khusus dengan bank agar proses KPRnya lebih mudah dan cepat. Jadi, untuk membeli rumah baru, proses pembelian biasanya akan lebih mudah.

2. Saat membeli rumah baru, kamu bisa mendapat promo-promo menguntungkan dari pihak pengembangnya, lho!

Dapatkan promo menarik!

sumber gambar

Berbeda dengan rumah baru, rumah bekas dibeli dari pihak perseorangan. Sehingga biasanya tidak ada promo-promo menguntungkan dari pembelian rumah tersebut. Biasanya, yang ditawarkan hanyalah rumah dan beberapa perabot bekas yang tidak lagi diinginkan oleh pemiliknya.

Sedangkan ketika membeli rumah baru, pengembang biasanya memberikan promo-promo menguntungkan. Sebagai contoh, di Permata Bogor Residence terdapat berbagai promo menarik* seperti DP 0% dan gratis biaya KPR dengan syarat dan ketentuan berlaku. Kamu bisa cek di sini untuk info lengkapnya.

(*) Syarat dan ketentuan berlaku

3. Rumah bekas memang sering dibilang lebih murah dari rumah baru, tapi sudah hitung biaya perbaikan ini-itunya belum?

Sudah perhitungkan biaya perbaikan?

sumber gambar

Biasanya kita sudah terlanjur tergoda dengan perbedaan harga antara rumah baru dan rumah bekas. Memang rumah bekas cenderung lebih murah daripada rumah baru. Akan tetapi sudahkah kamu mengecek kondisi rumahnya dengan seksama?

Apakah dibutuhkan perbaikan yang nantinya justru akan menambah biaya? Atap bocor saat musim hujan, pompa air ngadat, dinding yang lembap, hingga instalasi listrik yang nggak benar. Hati-hati, bisa-bisa jumlah akhir yang kamu bayarkan jauh lebih tinggi daripada harga rumah baru! Hal ini berbeda dengan rumah baru yang segalanya masih baru, sehingga minim risiko kerusakan. Belum lagi, ada pengembang-pengembang yang memberikan garansi untuk membenahi jika terjadi kerusakan atau kekurangan tertentu selama masa retensi.

4. Rumah bekas sudah punya sejarah, yang mungkin ‘nggak enak’ atau malah menyeramkan. Sedangkan rumah baru, kamu yang mencipta sejarahnya

Awas, sejarahnya bisa jadi menakutkan!

sumber gambar

Bagi kamu yang penakut, coba pikirkan lagi deh kalau mau beli rumah bekas. Apalagi jika rumahnya sudah berkali-kali berpindah tangan. Pasalnya, rumah bekas itu sudah punya ‘sejarah’ bersama penghuni terdahulunya. Dan nggak semua sejarahnya itu menyenangkan. Kan nggak lucu kalau kita beli rumah, eh ternyata rumahnya banyak yang ‘nunggu’ karena penghuni sebelumnya cenderung mistis.

5. Jika kamu orang yang peduli penampilan, rumah bekas biasanya memiliki desain yang lebih ‘kuno’ jika dibandingkan dengan rumah baru

Desain rumah baru lebih kekinian

sumber gambar

Manusia memang beda-beda, ada yang lebih peduli pada fungsionalitas suatu benda, tapi ada juga yang sangat peduli dengan penampilan. Apalagi di era sekarang di mana semua orang berlomba-lomba tampil menarik, penampilan menjadi hal penting yang banyak diperhatikan. Kalau kamu termasuk yang memperhatikan penampilan, kamu akan lebih cocok dengan rumah baru yang desainnya lebih ‘kekinian’ nih!

Setelah 5 pertimbangan di atas, gimana menurutmu? Mana yang lebih menguntungkan, rumah bekas atau rumah baru? Membeli rumah baru rasa-rasanya memiliki keuntungan yang lebih banyak daripada kerugiannya ya. Seperti di Permata Bogor Residence misalnya. Lokasi strategis di kawasan Bogor, fasilitas lengkap, serta kondisi bangunan yang masih baru pastinya lebih menguntungkan. Praktis, mudah, cepat, beli rumah baru nggak bikin pusing! Cek di sini deh kalau kamu ingin segera menyiapkan rumah barumu.