Di Usia 30-an, Inilah 6 Hal Penting yang Harus Kamu Pikirkan

Usia 30-an adalah umur dimana kita dipandang sebagai individu yang sudah lebih ‘matang’ oleh masyarakat. Hal ini membuat tuntutan hidup jadi semakin banyak dan terkadang membuat seseorang jadi terbebani. Selain itu, banyak hal penting juga yang harus kamu pikirkan saat berada di usia ini. Mulai dari pekerjaan, pasangan, hingga kemapanan hidup di hari tua.

Nah, sebelum kamu salah langkah dalam mengambil keputusan penting dalam hidup, pertimbangkan 6 hal yang harus kamu pikirkan dalam usia ini. Yuk simak penjelasannya!

1. Pikirkan untuk mencari pekerjaan yang mapan dan bisa dijadikan pegangan saat sudah mulai tua nanti

Sudah harus punya pekerjaan yang mapan

Sumber

Bebeda dengan usia 20-an yang masih sering bergonta-ganti pekerjaan, saat umur menginjak 30-an, kamu sudah seharusnya punya pekerjaan yang lebih mapan. Karena di usia ini kamu akan mendapati berbagai tuntutan hidup yang lebih banyak dan kompleks dari sebelumnya. Sehingga dengan pekerjaan tetap dan lebih mapan, kamu jadi bisa menatap hari dengan lebih mudah.

2. Mulai pikirkan juga untuk membuat rencana tabungan jangka panjang atau membuat deposito

Buat rencana tabungan jangka panjang

Sumber

Di usia ini, kamu sudah harus memikirkan tentang tabungan jangka panjang yang bisa kamu gunakan di hari tua nanti. Jangan sampai gajimu habis terus seperti yang sebelumnya. Karena nanti, tanggung jawab dan pengeluaranmu semakin besar setelah punya pasangan dan anak. Jadi, mumpung masih muda, sisihkanlah beberapa persen dari gajimu untuk berinvestasi jangka panjang demi masa depan.

3. Pikirkan untuk mencicil KPR rumah sesegera mungkin untuk investasi masa depan

Pikirkan rencana KPR rumah

Sumber

Pikirkan juga untuk mulai mencicil KPR rumah sesegera mungkin. Karena bagaimanapun juga, lahan untuk rumah sudah semakin menipis mengingat jumlah manusia yang semakin bertambah. Nah, daripada bingung nantinya mau tinggal dimana, lebih baik dari sekarang kamu sudah mulai mencicil rumah untuk keluarga kecilmu kelak.

Selain itu, rumah ini juga bisa dijadikan investasi masa depan yang sangat menjanjikan, lho. Nilainya yang semakin bertambah, bisa membuatmu meraup untung berlipat di kemudian hari. Dengan catatan, kamu memilih rumah yang nilai investasinya tinggi, seperti di Permata Bogor Residence, misalnya. Nilai investasi yang selalu meningkat setiap tahunnya, membuat kamu mendapat keuntungan berlipat ganda. Memilih rumah di Permata Bogor Residence yang dalam waktu 2 tahun saja kenaikan investasinya mencapai 51% pastinya menguntungkan banget. Cek di sini deh untuk info lebih jelasnya.

4. Mulai dari sekarang kamu juga harus sudah memikirkan tentang pendamping hidup yang bisa diajak serius ke pelaminan

Cari pendamping hidup yang mapan

Sumber

Di usia ini sudah bukan masanya kamu bermain-main dengan cinta. Apalagi mencari pacar hanya karena cantik atau ganteng. Hal tersebut sudah harus kamu tinggalkan, karena di usia ini saatnya kamu mencari pendamping hidup yang bisa diajak serius ke pelaminan. Jangan sampai kamu terlena dan menyia-nyiakan waktu yang terus berjalan.

5. Selain tentang masa depan pribadi, pikirkan pula untuk merawat orang tua yang semakin renta

Jangan lupa untuk merawat orang tua

Sumber

Ada satu hal yang harus diingat, saat kamu beranjak dewasa, usia orang tuamu juga semakin bertambah tua. Jangan sampai ambisimu untuk meraih mimpi membuat kamu lalai dengan keadaan mereka. Luangkanlah waktu diantara kesibukanmu untuk sekedar menyapa dan menanyakan kabarnya. Karena jika waktunya sudah habis, kamu tidak akan bisa melihat mereka lagi. Jadi, jangan sampai kamu menyesal karena tidak melakukan apa-apa untuk orang tua yang sudah membesarkanmu selama ini.

6. Pikirkan juga lokasi dimana kamu akan tinggal nantinya

Pilih lokasi tempat tinggal

Sumber

Lokasi tempat tinggalmu juga harus dipikirkan mulai dari sekarang. Jangan sampai karena tergiur harga murah, kamu jadi sembarangan membeli rumah di daerah terpencil yang jauh dari mana-mana. Karena nantinya itu akan merepotkanmu saat melakukan berbagai kegiatan sehari-hari. Selain itu, kamu juga harus memikirkan pasangan dan buah hatimu nanti. Sebaiknya, pilih rumah yang letaknya strategis, salah satunya dekat dengan sekolah. Pilih juga rumah yang punya lingkungan nyaman karena hal itu akan sangat baik untuk perkembangan anak-anakmu nanti.

Maka dari itu, pilihlah rumah yang lokasinya strategis seperti di Permata Bogor Residence. Kamu cukup menempuh waktu 5 menit ke Stasiun Cilebut, 5 menit ke tol BORR, 10 menit ke pusat Kota Bogor, dan dilalui oleh transportasi umum selama 24 jam. Strategis banget ‘kan? Coba deh cari tahu informasi promo dan diskon menarik di sini!

 

Usia 30-an memang akan terasa lebih menantang dan berliku. Agar hidupmu lebih nyaman nantinya, jangan lupa pastikan bahwa kamu sudah memikirkan berbagai hal tersebut. Terutama tentang mencicil dan menentukan lokasi rumah yang akan kamu tinggali, seperti di Permata Bogor Residence.

 

Rumah Impianmu Investasi yang Menguntungkan Nggak Ya? Begini Cara Membuktikannya!

Keputusan untuk membeli rumah bukanlah keputusan yang mudah diambil. Seperti mencari jodoh, mencari rumah pun harus dilakukan dengan pertimbangan yang matang dan kemantapan hati. Bukan hanya perkara struktur dan kondisi rumah yang akan di beli, bahkan nilai investasi rumah tersebut dan potensinya ke depan pun harus menjadi bahan pertimbangan.

Pasalnya, rumah yang akan kita beli ini akan melekat dengan kehidupan kita kelak dan merupakan salah satu bentuk asset tetap yang harus kita pertimbangkan potensi keuntungan maupun kerugiannya sebelum kita putuskan untuk beli. Nah, lalu apa saja bahan pertimbangan yang kita perlukan untuk menentukan apakah rumah impian kita adalah investasi yang menguntungkan? Yuk simak!

1. Apakah rumah pilihanmu berada dekat dengan berbagai fasilitas umum?

Adakah stasiun kereta dekat rumahmu?

sumber gambar

Lokasi rumah akan sangat memengaruhi kehidupan kita ke depannya. Maka, lokasi rumah harus menjadi salah satu pertimbangan utama yang nggak boleh dilewatkan. Salah satu pertanyaan yang harus diajukan saat mempertimbangkan lokasi calon rumah adalah jaraknya dengan berbagai fasilitas umum mendasar. Seperti sekolah, rumah sakit, kantor polisi, dan fasilitas umum lainnya. Selain itu, akses transportasi seperti stasiun kereta dan akses jalan tol juga harus kamu pertimbangkan, ya. Karena dengan rumah seperti di Permata Bogor Residence yang dekat dengan stasiun kereta Cilebut dan akses tol BORR, maka potensi pengembangan kawasan di sekitar akan jauh lebih pesat.

2. Seberapa jauh jaraknya dari pusat keramaian?

jauh nggak dari pusat kota?

sumber gambar

Jarak lokasi rumah dengan pusat keramaian akan sangat menentukan potensi kawasan, lho. Karena biasanya pembangunan dilakukan secara melebar dari titik pusat keramaian. Sehingga rumah seperti di Permata Bogor Residence yang tidak terlalu jauh dari pusat keramaian dan memiliki akses langsung ke jalan besar menuju pusat kota, akan mengalami tingkat pembangunan yang cukup drastis. Pembangunan ini akan sangat memengaruhi nilai investasinya untuk turut naik dengan pesat juga.

3. Bagaimana potensi bencana di sekitarnya?

Jangan pilih rumah yang rawan banjir!

sumber gambar

Bagi kita yang ingin tinggal di area Jabodetabek yang terkenal mengalami banjir tahunan, tentu saja kita harus mengetahui apakah rumah yang akan kita beli menjadi salah satu rumah yang terdampak bencana banjir. Karena rumah yang bebas banjir seperti di Permata Bogor Residence jelas akan lebih diminati orang sehingga kenaikan nilai investasinya akan cukup cepat pula.

4. Bagaimana perkembangan lingkungan di sekitar rumah pilihanmu?

Pastikan tren pembangunannya positif!

sumber gambar

Untuk menaksir potensi investasi rumah dengan jelas dan pasti, kita dapat benar-benar menilik perkembangan lingkungan di sekitar rumah impian. Jika tampak terlihat pembangunan di sana-sini dan lingkungan terasa bertambah ‘hidup’ dengan ramainya pemukiman serta pusat-pusat pertokoan, maka kawasan tersebut memang sedang aktif melakukan pembangunan. Dengan perkembangan yang positif seperti ini, tentu saja nilai investasi rumah akan terus meningkat. Sehingga dapat dinyatakan bahwa lokasi tersebut potensial.

5. Coba cermati persentase kenaikan harga rumah disekitarnya, apakah tinggi?

Harga rumah yang stagnan bisa jadi tanda buruk!

sumber gambar

Nah jurus pasti lainnya untuk menakar potensi investasi suatu rumah adalah dengan mengamati kenaikan harga rumah di sekitarnya. Jika tingkat kenaikan harga rumah-rumah di kawasan tersebut cukup pesat, maka bisa dipastikan bahwa rumah tersebut merupakan investasi yang baik dan memiliki potensi pengembangan yang positif. Seperti rumah di Permata Bogor Residence yang nilai investasinya berhasil meningkat sebanyak 51% dalam 2 tahun terakhir, coba bayangkan berapa nilai rumah di sana 10 tahun mendatang? Tentu akan berkali lipat, bukan? Karena itu, rumah di Permata Bogor Residence jelas merupakan bentuk investasi yang menguntungkan. Cek di sini ya untuk informasi lengkapnya.

Kelima pertanyaan di atas menjadi pertanyaan wajib yang harus kita jawab sebelum memutuskan untuk membeli rumah impian. Karena mengetahui potensi dan nilai investasi rumah akan berpengaruh pada kehidupan kita ke depannya dan masa depan kita. Membeli rumah tidaklah sesederhana untuk menjadi tempat tinggal semata, karena rumah merupakan bentuk investasi yang juga harus kita lihat potensi masa depannya. Rumah dengan nilai investasi yang baik seperti Permata Bogor Residence, tidak hanya nyaman untuk ditinggali karena lokasinya yang strategis, tapi juga akan menjamin masa depan hari tuamu.

KPR Ditolak? Coba Deh Cek Dulu 6 Hal yang Membuat Pengajuan KPR Ditolak

Banyak orang selalu memimpikan punya rumah pribadi. Terlebih jika sudah memasuki usia matang dan berkeluarga. Kebutuhan akan rumah pribadi yang dapat menampung semua anggota kerluarga pun jadi semakin mendesak. Namun sayangnya, harapan ini sering terbentur dengan masalah KPR yang ditolak oleh bank. Hal ini membuat mimpi punya rumah impian jadi kandas.

Saat dapat surat penolakan dari bank, pasti banyak yang merasa stres dan frustrasi. Tapi jangan risau, sebelum menyerah, coba cek dulu penyebab KPR ditolak berikut ini. Kalau sudah tahu penyebabnya, kamu akan lebih mudah menemukan solusi demi mendapatkan rumah impianmu.

1. Coba cek kelengkapan dokumen. Mungkin ada dokumen yang belum dilengkapi secara sempurna

Coba cek dulu kelengkapan dokumennya. Mungkin ada yang kelupaan

Sumber

Saat mengajukan KPR, pasti ada berkas-berkas yang harus dilengkapi dan diserahkan kepada bank. Mulai dari identitas diri, slip gaji, dan lain-lain. Biasanya berkas itu jumlahnya cukup banyak dan agak ribet.

Nah, bagi kamu yang KPR-nya ditolak, mungkin saja ada dokumen yang belum dilengkapi. Coba deh cek sekali lagi apakah semua dokumen yang diminta oleh bank sudah ada dalam berkas yang diajukan. Karena bisa jadi, KPR-mu ditolak karena ada dokumen yang kurang lengkap.

2. Gaji tidak mencukupi dan usia peminjam sudah melewati batas usia yang telah ditentukan

Gaji tidak mencukupi dan usia suda melewati batas

Sumber

Syarat terpenting dalam pengajuan KPR adalah gaji yang mencukupi. Artinya, gaji yang kamu mencukupi untuk pengajuan KPR, baik berdasarkan gaji sendiri atau gaji gabungan antara suami dan istri. Selain itu, syarat KPR di bank adalah batas usia peminjam tidak lebih dari 55 tahun untuk angsuran terakhir. Bisa jadi pengajuan KPR ditolak oleh pihak bank karena usiamu saat mengajukan sudah melampaui batas tersebut.

Semisal sekarang kamu sudah berusia 35 tahun dan akan mengambil KPR yang asurannya 20 tahun, maka angsuran terakhir adalah saat usiamu sudah 55 tahun. Hal inilah yang membuat pengajuan KPRmu ditolak. Karena usia maksimalnya adalah 55 tahun. Jadi lebih baik kalau mau mengajukan KPR, mulai dari usia muda saja.

3. Tidak jujur dan catatan keuangan konsumen dinilai buruk berdasarkan BI Checking

Reputasi buruk dan tidak jujur

Sumber

Pengajuan KPR akan gagal apabila kamu tidak jujur soal kondisi finansialmu. Misalnya saja kamu punya hutang/kredit, tapi tidak mengaku padahal data tersebut bisa diperiksa melalui BI Checking.

Bagi kamu yang sudah sering mengambil kredit di bank, harus memperhatikan penilaian konsumen berdasarkan BI Checking berikut ini. Karena bisa jadi nanti KPR-mu ditolak karena berkasmu dinilai buruk oleh BI. Penilaian ini berdasarkan status riwayat kredit seseorang yang tercatat dalam SID (Sistem Informasi Debitur) Bank Indonesia.

Nantinya, performa kreditmu akan diberikan skor dari skala 1-5.

  • Skala 1 : Kualitas kredit baik (peminjam tidak pernah menunggak cicilan pembayaran)
  • Skala 2 : Kredit Dalam Perhatian Khusus (peminjam tercatat punya tunggakan pembayaran cicilan sampai 90 hari)
  • Skala 3 : Kredit tidak lancar (peminjam tercatat punya tunggakan pembayaran cicilan sampai 120 hari)
  • Skala 4 : Kredit diragukan (peminjam tercatat punya tunggakan pembayaran cicilan sampai 180 hari)
  • Skala 5 : Kredit macet (peminjam tercatat punya tunggakan pembayaran cicilan lebih dari 180 hari)

Nah, jika kamu sempat mengalami kredit macet, bisa jadi ini yang membuat KPRmu ditolak. Karena bank sudah memiliki penilaian tentang kualitas kreditmu.

4. Pastikan untuk mengangkat telepon pada saat di verifikasi oleh pihak bank

Jangan lupa angkat telepon dari bank

Sumber

Hal sepele yang sering membuat pengajuan KPR ditolak adalah konsumen kadang tidak mengangkat telepon jika ada kontak yang tidak dikenal. Tentu saja ini membuat pihak bank kesulitan menghubungi konsumen yang melakukan pengajuan kresit. Karena terkadang bank akan menelepon konsumen untuk mengkonfirmasi beberapa hal.

5. Developer rumah abal-abal

developer yang dipilih abal-abal

Sumber

Banyak yang tidak mengecek tentang reputasi pengembang rumah atau developer sebelum mengajukan KPR ke bank. Tapi sebenarnya hal ini penting untuk dilakukan karena pihak bank tidak akan menyetujui KPR dari pengembang rumah yang abal-abal atau tidak terpercaya. Namun hal ini tidak akan terjadi jika kamu membeli rumah di Perumahan Permata Bogor Residence. Pengembang yang sudah terjamin dan terpercaya, membuatmu bisa mengajukan pinjaman KPR ke bank. Hal ini dibuktikan dengan adanya kerjasama KPR antara pihak perumahan Permata Bogor Residence dan beberapa bank terpercaya.

6. Jenis pekerjaan, status kepegawaian dan masa kerja dianggap tidak memenuhi syarat

perhatikan jenis pekerjaan

Sumber

Syarat lainnya untuk bisa mengajukan KPR adalah memperhatikan jenis pekerjaan, status kepegawaian, dan masa kerja. Antara pegawai negeri, karyawan swasta, dan wirausahawan tentu akan dibedakan. Umumnya, pegawai negeri dan karyawan swasta akan lebih mudah mengajukan KPR karena dianggap memiliki penghasilan yang stabil. Selain itu, status sebagai pegawai tetap atau kontrak juga akan sangat berpengaruh. Masa kerja lebih dari dua tahun dan sudah melewati masa percobaan (menjadi karyawan tetap) memiliki peluang lolos KPR lebih tinggi. Jadi jika kamu sekarang masih tercatat sebagai karyawan magang atau masa kerjanya kurang , mungkin kamu harus menunggu sampai bisa memenuhi syarat tersebut.

7. Rumah yang diincar tidak bekerjasama dengan bank yang dituju

Rumah yang akan dibeli tidak bekerja sama dengan bank

Sumber

Hal yang mungkin bisa membuat KPR-mu ditolak adalah rumah yang diincar tidak bekerja sama dengan bank yang dituju. Tentu saja hal ini akan membuat pengajuanmu ditolak. Bagaimana bisa diterima kalau bank dan pihak developer tidak ada kerjasama. Iya, kan?

Maka dari itu sebelum mengajukan KPR cek dulu bank mana yang bekerja sama dengan rumah idamanmu. Seperti Perumahan Permata Bogor Residence yang tercatat memiliki kerjasama dengan beberapa bank seperti BTN, BTN Syariah, dan Mandiri Syariah. Dengan memastikan bank yang bekerja sama, kamu akan lebih cepat memiliki rumah impian.

 

Jadi jika pengajuan KPRmu ditolak oleh bank, jangan langsung risau dan menyerah. Coba cek dulu beberapa hal yang tadi sudah dijabarkan terutama developer dan bank yang bekerja sama. Agar tidak salah sasaran, lebih baik kamu membeli rumah di perumahan yang sudah jelas terpercaya seperti Perumahan Permata Bogor Residence. Pastinya ada banyak penawaran menarik dan DP yang ringan. Yuk, langsung cek informasi lengkapnya di sini!

 

Gajimu 4 Jutaan? Jangan Minder, Kamu Tetap Bisa Kok Beli Rumah Impian

Membeli rumah di zaman sekarang memang cukup sulit karena harganya semakin melambung tinggi. Apalagi jika rumah tersebut berada di daerah perkotaan. Lahannya yang cukup terbatas membuat harga rumah bisa mencapai nilai yang sangat fantastis.

Dengan gaji pegawai biasa yang hanya Rp 4 juta-an, kadang kita minder untuk bermimpi punya rumah sendiri di daerah yang strategis. Namun, jika menerapkan 6 tips ini, rumah impian tetap bisa dimiliki meski gaji hanya Rp 4 jutaan, lho. Penasaran? Yuk simak tipsnya!

1. Pastikan kamu sudah menikah, sehingga bisa memenuhi persyaratan KPR dengan menggabungkan gajimu dan pasanganmu

Pertama, harus menikah dulu

Sumber

Hal pertama yang harus kamu lakukan agar bisa punya rumah dengan gaji Rp 4 jutaan adalah menikah. Dengan menikah, kamu dan pasangan bisa membeli rumah idaman yang sudah dimimpikan. Bagaimana bisa? Bukannya dengan menikah kebutuhan semakin bertambah?

Justru jika sudah menikah dan pasanganmu memiliki penghasilan minimal Rp 4 juta juga, kalian bisa mulai mencicil rumah dengan cara KPR. Karena biasanya gaji minimal untuk bisa mengambil KPR adalah gaji suami dan istri jika digabungkan lebih dari Rp 4 juta. Jadi, dengan kalian berdua bersatu, rumah impian akan segera bisa dimiliki.

2. Buat anggaran belanja yang jelas di awal bulan termasuk biaya tidak terduga dan lain-lain

Buat anggaran keuangan yang jelas

Sumber

Tips kedua agar bisa segera memiliki rumah idaman adalah dengan membuat anggaran belanja yang jelas dan cermat. Jangan sampai ada kebutuhan yang belum dianggarkan untuk satu bulan kedepan. Hal ini termasuk biaya tak terduga dan biaya lain-lain. Karena bagaimanapun juga, pasti nanti akan ada kebutuhan mendadak yang bisa membuat rencana keuanganmu berantakan. Maka dari itu, lebih baik dianggarkan di awal bulan agar tidak mengganggu stabilitas keuanganmu.

3. Pastikan kamu selalu tepat waktu bayar cicilan kartu kredit

Pastikan kamu rutin bayar cicilan

Sumber

Memiliki hutang di bank bukanlah masalah bagi konsumen yang ingin mengajukan KPR, asalkan pembayaran cicilan hutang tersebut lancar. Bagi kamu yang memiliki kartu kredit misalnya, tidak akan masalah jika tiap kali tagihan kartu kredit datang, kamu selalu on time membayar cicilannya. Sementara jika kamu tetap rutin membayar tapi selalu telat beberapa hari, maka bank bakal menganggap kamu sebagai konsumen yang “tidak baik”, biasanya konsumen seperti ini akan dikenai status COL 2 atau lebih. Status COL 2 – 3 menandakan kamu dianggap sebagai konsumen yang tidak baik dan biasanya akan mengalami turun plafond ketika mengajukan pinjaman atau bahkan kadang ditolak. Sedangkan untuk status COL 4 – 5 sudah pasti ditolak bank. Nah jika ingin pengajuan kreditmu lancar dan disetujui, pastikan kamu memiliki status COL 1.

4. Cari info tentang perumahan yang menawarkan promo DP ringan dan penawaran menarik

Cari info perumahan yang memberikan DP ringan

Sumber

Hal yang paling penting adalah cari info tentang perumahan yang menawarkan promo DP ringan. Dengan biaya awal yang tidak berat, kamu dan pasangan bisa langsung memiliki rumah dengan gaji masing-masing Rp 4 jutaan. Salah satu perumahan yang menawarkan DP menarik adalah Permata Bogor Residence. Nggak perlu menabung hingga bertahun demi bisa mengumpulkan DP rumah deh pokoknya. Selain DP yang ringan, banyak developer juga  menawarkan promo-promo menarik lainnya, seperti diskon tambahan misalnya. Nah di Permata Bogor Residence sendiri, kamu bisa mendapatkan cicilan bunga KPR yang rendah yaitu bunga KPR 8% FIX/ 3 tahun dan masih banyak penawaran menarik lainnya. Kamu bisa cek info lengkapnya di sini!

5. Jangan tergoda untuk mencicil mobil atau perabotan lainnya

Jangan tergoda membeli mobil atau perabotan lain

Sumber

Kebutuhan dan keinginan adalah dua hal yang berbeda. Memiliki gaji tetap bersama pasangan mungkin membuat kamu menginginkan banyak hal. Pengen punya mobil, gadget, perabotan rumah baru, dan masih banyak lagi. Apalagi saat ini tersedia banyak pihak yang menawarkan layanan pembelian barang-barang tersebut dengan cara mencicil. Tapi pastikan kamu dan pasangan bisa membulatkan tekad ya. Sebaiknya jangan mengambil cicilan-cicilan lain, sebelum kunci rumah pribadi ada di genggaman tangan. Pasalnya semakin kamu memiliki tanggungan hutang, maka semakin kecil kemungkinan pengajuan KPR untuk rumahmu ditolak.

6. Pilihlah rumah yang nilai investasinya tinggi dan bisa dicicll dengan KPR

Cari yang nilai investasi tinggi dan bisa dicicil kpr

Sumber

Pilihlah rumah yang nilai investasinya tinggi dan bisa dicicil dengan cara KPR. Hal ini bisa memberi keuntungan bagi kamu dan pasangan di kemudian hari karena nilai rumah selalu meningkat setiap tahun. Selain itu, rumah yang bisa dicicil dengan cara KPR juga akan memudahkan kamu untuk memiliki rumah saat ini juga tanpa harus menunggu tabungan mencukupi. Coba bayangkan, kalau harus menunggu sampai tabungan cukup, di umur berapa kamu baru bisa membeli rumah?

Karena itu, mulai sekarang harus mulai mempertimbangkan membeli rumah yang nilai investasinya tinggi dan bisa dicicil dengan KPR seperti di Perumahan Permata Bogor Residence. Dengan nilai investasi yang sudah meningkat 51% dalam waktu dua tahun, sudah bisa membuktikan bahwa perumahan ini sangat menguntungkan. Apalagi rumah di Permata Bogor Residence juga bisa dibeli dengan cara KPR. Enak banget, ‘kan?

 

Nah, berbagai tips itu bisa membantumu untuk segera mewujudkan rumah idaman yang sudah lama diimpikan. Nggak perlu nunggu punya gaji puluhan juta, dengan menggabungkan gajimu dan pasangan, bisa membuat kalian memiliki rumah dengan berbagai cara simpel tadi. Apalagi jika kalian memilih rumah yang menawarkan DP ringan dan bisa dicicil dengan KPR seperti, di Permata Bogor Residence. Rumah idaman pun bisa langsung dimiliki kamu dan pasangan.

Bingung Mau Beli Rumah Atau Mobil Dulu? 7 Hal Ini yang Harus Kamu Pertimbangkan

Saat kita sudah menabung dengan rajin selama bertahun-tahun pasti rasanya puas sekali melihat angka di rekening kita sudah cukup untuk membeli mobil atau rumah, meskipun mungkin hanya untuk memenuhi syarat DP saja. Biasanya, di saat seperti ini kita mulai bimbang, kebutuhan yang mana yang harus didahulukan? Membeli mobil atau rumah?

Apalagi bagi kita yang masih single dan belum ada tanggungan keluarga,  pasti bingung memilih mana yang harus didahulukan, sedangkan hasil tabungan kita belum cukup untuk membeli keduanya. Rumah jelas akan dibutuhkan kelak, terlebih saat kita nanti hendak berkeluarga. Sedangkan mobil mungkin rasanya sudah kita butuhkan sejak sekarang. Tapi benarkah kita butuh memiliki mobil pribadi? Daripada bingung dan tenggelam dalam dilema, berikut 7 pertimbangan yang harus kamu pikirkan sebelum mengambil keputusan!

1. Coba perhatikan lagi skala prioritas dan kebutuhan mana yang lebih mendasar, mobil atau rumah?

Tentukan dulu prioritasmu!

sumber gambar

Saat kita harus memilih antara mobil atau rumah, hal pertama yang harus kita pikirkan adalah mana yang lebih prioritas bagi kita? Mana kebutuhan yang lebih primer? Mobil atau rumah? Di sekolah dulu kita pasti pernah belajar mengenai jenis-jenis kebutuhan, baik kebutuhan primer, sekunder dan tersier. Dan kebutuhan primer merupakan kebutuhan yang paling mendasar dan harus terpenuhi demi kehidupan yang layak. Nah, antara mobil dan rumah, mana nih yang masuk ke dalam kebutuhan primer?

2. Kalau kamu berencana atau bahkan sudah berkeluarga, perhatikan juga mana yang lebih dibutuhkan oleh keluargamu?

Gimana dengan calon keluargamu?

sumber gambar

Kamu tidak akan terus-terusan hidup sendirian saja di dunia ini. Kelak, kamu pasti akan berkeluarga juga. Nah sekarang coba bayangkan, apa yang lebih dibutuhkan oleh keluargamu? Tempat tinggal di mana kalian akan membangun kehidupan bersama, atau kendaraan semata? Jika kamu sudah berkeluarga, pasti sudah tahu dong ya apa yang dibutuhkan oleh keluargamu.

3. Nggak seperti mobil, rumah memiliki nilai investasi yang terus meningkat

Investasi rumah yuk!

sumber gambar

Mobil dan rumah memang sama-sama benda mahal yang mengharuskan kamu mengorbankan hampir seluruh isi tabunganmu. Tapi coba pikirkan lagi, mana yang merupakan investasi menguntungkan untuk masa depanmu? Mobil, meski mahal, tapi nilainya akan terus menurun seiring berjalannya waktu dan pemakaian. Sedangkan rumah justru nilai investasinya akan terus meningkat seiring berjalannya waktu. Apalagi jika rumah yang kamu beli berada di Permata Bogor Residence yang nilai investasinya meningkat drastis dari tahun ke tahun. Dalam 2 tahun saja, nilai investasi rumah di Permata Bogor naik hingga 51% lho. Nggak percaya? Cek di sini aja! Yakin deh, rumah merupakan investasi yang jauh lebih baik dibandingkan dengan mobil!

4. Kalau mobil akan selalu diproduksi dan akan selalu ada, rumah impianmu bisa saja ‘hilang’ dibeli orang lain, lho!

Awas! Rumah impianmu keburu dibeli orang lain!

sumber gambar

Mobil dan rumah memang sama-sama diproduksi terus menerus. Akan tetapi tidak seperti mobil, produksi rumah sangat terbatas pada ketersediaan lahan. Apalagi kalau kamu sudah mengidamkan rumah tertentu di lokasi tertentu. Waduh, lebih baik jangan buang-buang waktu lagi, karena bisa saja rumah ‘impian’mu sudah keburu disamber orang lain. Selain itu, jumlah tanah sekarang semakin langka, siapa cepat dia dapat di tempat yang strategis. Kamu nggak mau ‘kan dapat di pilihan sisa, yang lokasinya nggak strategis? Sedangkan kalau kamu punya mobil impian, jangan khawatir karena mobil dapat terus diproduksi dan feature serta model gaya mobil pun akan terus berkembang dari waktu ke waktu, jadi kamu akan selalu dapat memiliki mobil ‘impian’mu.

5. Tinggal mengontrak atau numpang sama orang tua itu nggak enak lho, yakin nggak mau punya rumah sendiri?

Yakin masih mau hidup menumpang?

sumber gambar

Bagi kamu yang belum memiliki tempat tinggal sendiri, ada dua pilihan yang dapat kamu lakukan, yaitu mengontrak tempat tinggal atau menumpang tinggal dengan orang tua atau saudara  lain. Keduanya merupakan pilihan yang nggak enak lho, guys. Kalau menumpang sama orang tua, kehidupan kita jelas jadi tidak bebas dan tidak senyaman jika kita tinggal sendiri. Sedangkan kalau mengontrak, kita juga harus pusing setiap tahun memikirkan bayar kontrakan dan mungkin saja kita jadi harus pindah-pindah kontrakan karena rumah kontrakan kita tidak dapat lagi diperpanjang. Hmm, punya rumah sendiri rasanya memang menjadi pilihan yang paling baik nih.

6. Meski mobil rasanya penting juga untuk dimiliki, tapi sebenarnya ada banyak kok alternatif transportasi lainnya!

Ada kok sarana transportasi lain!

sumber gambar

Memang memiliki mobil itu rasanya sangat penting bagi keseharian kita. Dengan memiliki kendaraan pribadi, kita lebih bebas pergi ke mana-mana dan jam berapa saja. Tapi sebenarnya selain mobil, ada lho alternatif transportasi lain seperti sepeda motor atau angkutan umum lainnya. Karena itu, kebutuhan moda transportasi ini sebenarnya masih bisa banget kamu substitusi dengan moda transportasi lainnya. Apalagi jika tempat tinggal kamu dekat dengan berbagai sarana transportasi umum seperti di Permata Bogor Residence yang dekat dengan stasiun kereta Cilebut dan memiliki akses angkutan umum 24 jam penuh. Dijamin, kamu nggak perlu pusing lagi kalau mau bepergian ke mana-mana!

7. Punya mobil sendiri mungkin akan bisa membuat teman-temanmu berdecak kagum, tapi percayalah, kebanggaan yang didapat nggak akan menjamin kehidupan masa tuamu!

Jaminan hari tua itu penting lho!

sumber gambar

Iya, daripada rumah, mobil memang lebih mudah kamu pamerkan ke teman-temanmu dan mungkin kamu akan mendapat pujian karena sudah sanggup membeli mobil sendiri. Tapi percaya deh, kebanggaan itu hanya sesaat. Sedangkan rumah merupakan investasi yang dapat menjamin kehidupan masa tuamu. Selain sebagai tempat tinggal di hari tua, kamu juga bisa mendapat keuntungan dari menjual rumahmu tersebut ketika kamu sudah memiliki tempat tinggal lain. Kalau sudah punya rumah sendiri, dijamin hari tuamu akan lebih nyaman dan nggak perlu membuatmu merasa gelisah.

Nah, saat 7 hal di atas sudah kamu pertimbangkan dengan baik, sudah jelas kan kalau rumah merupakan prioritas yang lebih penting dibandingkan dengan mobil? Membeli rumah juga bukanlah perkara mudah dan harus kamu upayakan sedini mungkin. Meskipun kini kamu sudah memiliki tabungan yang cukup untuk membeli rumah, masih panjang proses yang harus kamu jalani demi benar-benar dapat tinggal di rumah sendiri. Karena itu, membeli rumah baiknya kamu pikirkan dan usahakan dari sekarang. Nah, mau tahu informasi rumah dengan DP ringan dan aneka promo menarik di Permata Bogor Residence, cek di sini ya!

Mau Beli Rumah? Inilah 6 Keuntungan Membeli Rumah dengan Cara KPR

Memiliki rumah sendiri adalah impian banyak orang. Apalagi jika sudah berkeluarga, desakan untuk segera memiliki rumah sendiri jadi lebih besar dibandikan saat masih melajang. Namun sayangnya, harapan dan impian ini sering terbentur dengan masalah biaya. Harga rumah yang sekarang bisa dikatakan tidak murah, membuat orang kesulitan memilikinya. Terlebih kenaikan gaji kadang tidak sebanding dengan kenaikan harga tanah yang melambung tinggi.

Untungnya, sekarang sudah ada sistem KPR yang bisa membantu kita untuk memiliki rumah idaman dengan mudah. Selain bisa langsung menghuni rumah meski belum melunasi pembayaran, kita juga mendapat berbagai manfaat lainnya, lho. Penasaran? Yuk simak kelebihan membeli rumah dengan cara KPR berikut ini!

1. Biaya awal lebih ringan

Biaya awal lebib ringan

Sumber gambar

Membeli rumah dengan cara KPR membuat kita tidak perlu memiliki dana besar di awal. Cukup dengan menyediakan anggaran sebesar 10 – 15% dari harga rumah, kamu bisa langsung memiliki rumah idamanmu. Hal ini karena bank akan menanggung pendanaan KPR untuk 85 – 90% dari harga rumah dan bisa dicicil kemudian setiap bulannya. Enak banget ‘kan? Kamu bisa klik di sini untuk tahu info KPR dengan DP ringan dan aneka promo menarik.

Apalagi jika kamu memilih rumah yang menawarkan DP ringan seperti di Perumahan Permata Bogor Residence. Dengan promo khusus dan diskon menarik, kamu akan dapat manfaat yang lebih banyak.

2. Legalitas lebih terjamin

Rumah sudah dilengkapi dengan sertifikat.

Sumber gambar

Legalitas dari hunian akan lebih aman dan terjamin jika kamu membeli rumah dengan cara KPR. Keabsahan surat tanah dan bangunan pun akan lebih terpercaya, karena pihak bank tidak akan membiayai pembelian rumah yang tidak dilengkapi sertifikat. Jadi sudah bisa dipastikan jika kamu mendapat KPR, rumahmu pasti legal dan aman. Nggak mau kan sudah mengeluarkan banyak uang untuk membeli rumah tapi surat-surat dan legalitas rumah belum jelas.

3. Rumah dapat langsung dihuni meskipun belum lunas cicilan KPR di Bank

Rumah bisa langsung dihuni.

Sumber gambar

Nggak usah ragu beli rumah dengan cara KPR. Karena setelah permohonan KPR sudah disetujui oleh bank, kamu sudah memiliki hak penuh atas rumah tersebut tanpa menunggu cicilan lunas. Itu berarti kamu dan keluarga bisa langsung menempati rumah baru saat itu juga. Hal ini berbeda jika kamu membayar dengan cara cash bertahap. Karena jika memilih cash bertahap, kamu baru bisa menempati rumah saat pembayaran rumah sudah dilunasi.

4. Reputasi pengembang terjamin

Reputasi pengembang terjamin.

Sumber gambar

Hal yang sudah pasti kalau kita membeli rumah dengan cara KPR adalah reputasi pengembang terjamin. Sama halnya dengan legalitas rumah, saat KPR sudah disetujui oleh bank, maka reputasi pengembang sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Karena bank hanya menyetujui pembelian rumah secara KPR dari pengembang yang reputasinya sudah terpercaya. Pasalnya, bank yang mengambil keuntungan dari bunga kredit akan rugi jika tiba-tiba pengembang membatalkan atau mundur dari pembangunan rumah.

Seperti Pengembang Perumahan Permata Bogor Residence yang terbukti memiliki reputasi baik. Karena selama ini mereka sudah menjalin kerjasama dari beberapa bank yang membiayai sistem KPR dan beberapa rumah yang sudah terjual juga menggunakan sistem ini. Jadi sudah bisa dipastikan bahwa reputasi pengembangnya terjamin dan terpercaya.

5. Harga rumah selalu naik sehingga rumah KPR bisa dijadikan investasi jangka panjang

Harga rumah selalu meningkat setiap tahun.

Sumber gambar

Salah satu manfaat terbesar membeli rumah dengan cara KPR adalah nilai rumah yang dibeli saat ini akan terus meningkat dan bisa dijadikan investasi jangka panjang. Coba bayangkan jika harus menunggu tabunganmu cukup sampai bisa membeli rumah sendiri. Bisa dipastikan bahwa kamu akan rugi puluhan hingga ratusan juta karena harga tanah di kemudian hari semakin melonjak tinggi.

Semisal tahun ini harga rumah yang kamu incar adalah Rp 500 juta dan 5 tahun kemudian harganya naik jadi Rp 800 juta, kamu akan rugi Rp 300 juta jika tidak membelinya dari sekarang. Maka dari itu, salah satu keuntungan membeli rumah dengan cara KPR adalah bisa membeli rumah dengan harga murah saat ini dan mendapatkan keuntungan berkali-kali lipat dikemudian hari. Karena harga rumah akan terus naik setiap tahunnya.

6. Rumah memiliki asuransi

Rumah langsung memiliki asuransi.

Sumber gambar

Keuntungan lainnya jika membeli rumah dengan cara KPR adalah kamu bisa mendapat proteksi dan asuransi rumah secara langsung. Karena saat mengajukan KPR ke bank, asuransi rumah adalah syarat mutlak yang harus dimiliki. Biasanya, premi asuransi akan dimasukkan dalam cicilan bulanan KPR. Hal ini ditujukan untuk menghindari kebakaran dan hal-hal yang tidak diinginkan pada rumah Anda.

Banyak banget ‘kan keuntungan kalau kita membeli rumah dengan cara KPR. Selain dapat keuntungan investasi jangka panjang, kamu juga bisa menikmati DP ringan, legalitas, dan reputasi pengembang yang terjamin. Seperti di Permata Bogor Residence misalnya, kamu bisa lho mendapatkan keringanan DP dan aneka promo menarik yang menguntungkan. Kalau kamu ingin tahu informasi lebih lengkapnya, bisa klik di sini ya!

Bingung Memilih Lokasi Rumah? Pastikan 6 Hal Ini Ada di Dekat Rumah Impianmu

Memilih rumah memang susah-susah gampang. Ada banyak variabel yang harus kita pertimbangkan kala memilih di mana kita akan tinggal. Mulai dari keamanan area sekitar calon rumah, hingga penawaran menarik dari pihak penjual rumah. Pasalnya, rumah merupakan salah satu asset permanen yang kita tidak bisa asal pilih saja.

Meski memusingkan, tapi bukan berarti nggak ada tips dan trik yang bisa membantu kamu dalam memutuskan rumah mana yang akan kamu beli. Nah, terkait lokasi rumah, ada banyak hal-hal penting yang perlu kamu perhatikan lho. Salah satunya adalah akses dari calon rumah impianmu ke berbagai fasilitas umum yang penting. Nah, ini dia 6 fasilitas umum yang harus ada di dekat rumah impianmu!

1. Rumah sakit, karena datangnya sakit tidak bisa kita prediksi

Jangan remehkan rumah sakit, ini penting banget buat kelangsungan hidup!

sumber gambar

Memang sih kita pasti nggak ada yang mengharap membutuhkan rumah sakit. Tapi sesehat apapun gaya hidup kita dan tubuh kita saat ini, kadang terjadi musibah-musibah yang enggak kita duga dan mengancam nyawa kita. Karena itu, pastikan ada rumah sakit di dekat calon rumahmu. Seenggaknya rumah sakit yang mampu memberikan pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan. Atau mungkin rumah sakit yang sanggup membantu persalinan kelak saat kamu sudah hendak memiliki momongan.

2. Pastikan ada sekolah yang baik di sekitar rumah, agar anakmu kelak bisa menuntut ilmu dengan baik

Nggak mau kan kelak anakmu susah dapet akses pendidikan yang bagus?

sumber gambar

Kamu pasti setuju kalau pendidikan adalah aspek penting dalam hidup. Meskipun mungkin kini tren homeschooling semakin marak, tapi nggak ada salahnya kok kalau kamu memerhatikan sekolah-sekolah yang ada di sekitar calon tempat tinggalmu. Karena mungkin saja nantinya kamu terlalu sibuk untuk dapat mengajari anak sendiri dengan sistem homeschooling, atau anakmu berkeras untuk sekolah normal agar memiliki banyak teman. Jadi, lebih baik pastikan ada sekolah yang bagus di sekitar tempat tinggalmu.

3. Akses transportasi umum pun nggak kalah penting, karena kadang kendaraan pribadi nggak bisa diandalkan

Dekat dengan stasiun kereta dan sarana transportasi umum lainnya

sumber gambar

Bagi kita yang memiliki aktivitas di luar rumah setiap harinya, akses transportasi menjadi sesuatu yang sangat penting. Karena percuma kalau kita punya rumah bagus dan mewah dengan harga murah, eh tapi nggak ada akses transportasi umum yang bisa kamu gunakan untuk ke sana. Memang sih kita bisa pakai kendaraan pribadi, tapi nggak selamanya kendaraan pribadi dapat kita andalkan lho. Maka, carilah rumah seperti di Permata Bogor Residence yang aman, nyaman, dan punya akses transportasi umum yang baik yaitu dekat dengan Stasiun Cilebut dan jalanan utamanya dilewati oleh angkutan umum sepanjang hari. Cari tahu informasi lengkapnya di sini ya!

4. Karena hidup juga butuh istirahat, maka pastikan rumahmu dekat dengan berbagai tempat hiburan

Dekat dengan tempat hiburan? harus dong!

sumber gambar

Nggak mau kan hidup hanya berkutat dengan kantor-rumah melulu? Terkadang kita pasti ingin refreshing sejenak dengan bermain ke berbagai tempat hiburan di sekitar rumah. Sehingga kita nggak perlu jauh-jauh liburan ke luar kota atau luar negeri yang menguras tenaga, waktu dan uang hanya untuk melepas penat akan rutinitas harian kita. Jadi, perhatikan juga berbagai tempat hiburan di sekitar calon rumah idamanmu ya!

5. Biar kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kita bisa cepat mengurusnya, coba deh cari rumah yang dekat dengan kantor polisi

Biar aman, jangan jauh-jauh dari kantor polisi deh!

sumber gambar

Kita mungkin nggak merasa kalau rumah dekat dengan kantor polisi itu penting. Tapi nyatanya itu penting juga lho. Coba bayangkan jika suatu saat ada kasus pencurian atau perampokan di lingkungan rumahmu, jika kantor polisi ada dekat situ, kita bisa langsung melapor dan harapannya sih para polisi dapat langsung menangani kasus tersebut. Jadi, perhatikan juga aspek yang satu ini ya!

6. Biar hidup lebih sehat, coba cek dulu, ada tempat olahraga nggak dekat calon rumah impianmu?

Tempat olahraga apa yang ada dekat rumahmu?

sumber gambar

Biasanya, salah satu hal yang membuat kita enggan untuk berolahraga adalah karena tidak ada tempat olahraga di sekitar rumah kita. Mau ke gym jauh, mau jogging di sekitar rumah tapi jalanan nggak enak dipakai jogging, akhirnya kita malah cuma mager aja di rumah. Nah karena itu, pilih rumah yang dekat dengan tempat olahraga. Lebih bagus lagi kalau di perumahanmu ada lapangan olahraga dan kolam renang seperti di Permata Bogor Residence, dijamin kamu akan lebih termotivasi untuk berolahraga dan hidup lebih sehat!

Nah, keenam hal di atas memang tidak harus ada semua di sekitar rumahmu. Akan tetapi, pertimbangkan jarak dan akses dari rumah ke enam fasilitas umum di atas. Jangan sampai kamu kesulitan nantinya karena rumahmu jauh dari berbagai tempat yang sebenarnya kamu butuhkan banget seperti rumah sakit dan sekolahan. Jadi, pilihlah rumah seperti di Permata Bogor Residence yang letaknya strategis dan dekat dengan berbagai fasilitas umum yang penting seperti stasiun kereta, rumah sakit, sekolahan, dan tempat hiburan. Agar kamu nggak menyesal nanti-nanti!

Setelah Menikah, Inilah Pentingnya Punya Rumah Sendiri

Pengantin baru biasanya akan memiliki pertimbangan sendiri untuk tinggal dimana setelah menikah. Entah itu tinggal di rumah orang tua, kontrak rumah, atau di rumah sendiri – semuanya sudah mereka pikirkan dengan matang terkait kelebihan dan kekurangannya.

Meskipun terlihat sangat menggiurkan untuk tinggal di rumah orang tua karena jadi lebih praktis dan nyaman, tapi punya rumah sendiri sebenarnya lebih banyak manfaatnya, lho. Kenapa? Simak alasannya, yuk!

 

1. Mendapat keuntungan investasi di masa depan, mengingat harga rumah terus naik

Investasi rumah menjanjikan

Sumber gambar

Ini nih manfaat paling mantab jika punya rumah sendiri. Kamu dan pasangan jadi punya investasi rumah yang sangat menguntungkan di kemudian hari. Apalagi harga rumah tiap tahun selalu meningkat. Kalau kamu dan pasangan sudah beli rumah dari sekarang, beberapa tahun kemudian, nilai investasi rumahmu akan meningkat drastis.

Karena itu, lebih baik dari sekarang kamu dan pasangan membeli rumah yang nilai investasinya selalu meningkat seperti di Permata Bogor Residence misalnya. Dalam waktu 2 tahun saja, nilai investasi di perumahan ini sudah naik hingga 51%. Selain itu perumahan ini juga berada di lokasi strategis dan dekat dengan pusat kota Bogor. Jadi, menguntungkan banget ‘kan? Kamu bisa cek info lengkapnya di sini!

 

2. Kamu bisa belajar hidup mandiri bersama pasangan di rumah sendiri

Belajar hidup mandiri

Sumber gambar

Berada di rumah sendiri dengan pasangan tentu akan membuatmu lebih mandiri. Mulai dari bersih-bersih rumah, masak, hingga cuci baju, semuanya mau nggak mau harus dilakukan sendiri. Kalau kamu masih di rumah orang tua, pasti kemandiriannya akan kurang terlatih karena ada orang tua yang membantu melakukan berbagai hal tersebut. Selain itu, mengerjakan berbagai pekerjaan rumah dengan pasangan bisa meninggkatkan keharmonisan juga, lho.

 

3. Di rumah sendiri kamu bebas mengatur barang tanpa perlu berkompromi dengan orang tua

Bebas mengatur dekorasi

Sumber gambar

Jika punya rumah sendiri, kamu akan lebih bebas mengatur berbagai perabot di dalam rumah. Coba bayangkan kalau kamu tinggal bersama orang tua, selain tidak akan bebas mengatur barang, kamu juga akan kesulitan menyesuaikan tema dekorasi karena selera yang berbeda.

 

4. Agar lebih bisa lebih bertanggung jawab dengan keluarga sendiri

Lebih bertanggung jawab

Sumber gambar

Dengan tinggal di rumah sendiri, kamu dan pasangan akan terlatih untuk bisa lebih bertanggung jawab dengan keluarga. Istri jadi lebih peka dengan pekerjaan rumah karena tidak ada yang akan mengerjakan selain dia, dan suami juga akan lebih bertanggung jawab dalam mencari nafkah karena kebutuhan semakin banyak. Jadi masing-masing akan lebih paham mana tanggung jawabnya saat tinggal di rumah sendiri.

 

5. Jika ada masalah dengan pasangan, tidak perlu sampai kedengaran oleh orang tua

Pertengkaran tidak terdengar orang tua

Sumber gambar

Dalam hubungan suami istri, nggak bisa dipungkiri bahwa akan ada saat dimana keduanya saling tidak sepaham yang biasanya berakhir dengan pertengkaran. Kalau sudah seperti ini, kadang masing-masing tidak bisa mengendalikan diri sampai terjadi percekcokan. Coba bayangkan jika kalian masih tinggal di rumah orang tua. Selain kamu dan pasangan akan malu karena pertengkaran bisa didengar oleh keluarga, masalah ini juga bisa jadi rumit jika mereka ikut campur dalam hal ini.

 

6. Di rumah sendiri dengan lingkungan yang baru, kamu bisa lebih mengembangkan kemampuan bersosialisasi dengan tetangga

Sosialisasi dengan tetangga

Sumber gambar

Saat memilih tinggal di rumah sendiri, kamu dan pasangan bisa mengembangkan kemampuan bersosialisasi dengan lebih baik. Karena di lingkungan baru kamu dan pasangan harus mulai berkenalan dengan tetangga di kanan kiri. Selain bisa menambah relasi, menjalin hubungan baik dengan tetangga juga menguntungkan di kemudian hari. Semisal nanti kamu ada hajatan, orang pertama yang akan membantu selain keluarga adalah tetangga di samping rumah ‘kan.

Nah, salah satu lingkungan rumah yang nyaman dan menyenangkan adalah Perumahan Permata Bogor Residence. Disini sebagian besar penghuninya adalah keluarga muda yang juga baru memulai kehidupan berumah tangga. Sehingga kamu dan pasangan yang notabene adalah pengantin baru, akan lebih nyambung ngobrolnya karena berada di kisaran usia yang sama.

Kehidupan setelah menikah nantinya akan lebih menantang dan mendebarkan. Tidak hanya menghindari masalah, dengan tinggal di rumah sendiri kamu akan meningkatkan kemampuan bersosialisasi, kemandirian, dan tanggung jawab. Selain itu, kamu juga bisa mendapat keuntungan berupa investasi untuk masa depan. Ingin segera memiliki rumah sendiri? Cek informasi lengkapnya di sini aja!

Sebelum Mengajukan KPR, Inilah Tahapan-Tahapan yang Harus Kamu Tahu

Membeli rumah mungkin menjadi salah satu impian hidup bagi mayoritas orang. Terlebih saat kita hendak berkeluarga, bayangan untuk membeli rumah jadi terasa begitu dekat dan mendesak. Padahal membeli rumah bukanlah sesuatu yang bisa terwujud dalam semalam saja, kecuali dapat rumah karena menang lotere. Investasi rumah adalah proses yang panjang. Apalagi bagi kita yang penghasilannya belum begitu banyak. Butuh menabung bertahun-tahun agar dapat membeli rumah idaman.

Tapi sebenarnya kita tidak perlu terlalu khawatir tidak bisa membeli rumah karena penghasilan kita minim. Ada alternatif skema pembelian rumah yang dapat memudahkan kita yaitu KPR. Lewat skema KPR yang biasanya difasilitasi oleh berbagai bank ini, kita dapat menempati rumah tersebut meskipun kita masih belum melunasi pembayaran. Dan pembayaran rumah pun dapat dicicil perbulannya dengan jangka waktu yang panjang, bahkan bisa sampai 25 tahun lamanya. Tertarik mengajukan KPR tapi takut ribet? Nggak usah takut, ini tahapan-tahapan dalam pengajuan KPR yang harus kamu tahu! Nggak pakai ribet, kok!

1. Mencari informasi terkait rumah yang akan dibeli

Cari dulu rumah yang tepat!

sumber gambar

Tentu saja langkah paling pertama yang harus ditempuh adalah mencari dan menentukan rumah yang akan kita beli. Tahap ini menjadi penting karena memilih rumah tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Terdapat banyak aspek yang harus kita pertimbangkan sebelum menentukan rumah mana yang akan kita beli. Baik pertimbangan lokasi, hingga perhitungan harga dan nilai investasinya. Pastikan rumah incaran kita memiliki prospek yang baik dan sesuai dengan budget kita. Seperti di Permata Bogor Residence, harga perumahan yang terjangkau ditambah nilai investasi rumah yang terus meningkat hingga 51% dalam waktu 2 tahun saja tentu akan sangat menguntungkan.  Kamu yang ingin mencari informasi lebih lanjut bisa klik di sini.

2. Melengkapi persyaratan dokumen

Semua dokumen harus disiapkan dengan baik

sumber gambar

Langkah kedua adalah mencari tahu persyaratan yang dibutuhkan untuk pengajuan KPR. Mengurus dokumen persyaratan ini pun membutuhkan kecermatan dan kesabaran, karena kita harus memastikan semua persyaratannya terpenuhi dengan baik. Selain itu, saat melengkapi dokumen kita akan berurusan dengan banyak lembaga terkait, baik itu untuk meminta legalisir dokumen atau keperluan lainnya. Sehingga kita harus menyediakan waktu di antara kesibukan kita pula.

3. Melakukan pengajuan ke bank, pihak bank akan melakukan pengecekan data ke BI

Jangan lupa berpakaian rapi, ya!

sumber gambar

Setelah dokumen persyaratan kita lengkap, langkah selanjutnya adalah melakukan pengajuan ke bank. Perlu diingat bahwa saat melakukan pengajuan, kita harus berpenampilan dengan meyakinkan karena hal tersebut akan memengaruhi pandangan pihak bank terhadap kita. Setelah kita mengajukan KPR, pihak bank akan mengecek data keuangan dan track record kita ke Bank Indonesia. Jika kita berhasil lolos dari tahap ini dan dinyatakan memiliki track record yang bersih, kita akan langsung masuk ke tahap selanjutnya.

4. Proses peninjauan nilai rumah atau appraisal

petugas akan menaksir nilai investasi rumah

sumber gambar

Setelah kita lolos dari tahap pengecekan BI, maka pihak bank akan menindak lanjuti dengan cara meninjau rumah yang akan kita beli. Di sini, bank akan menentukan kisaran nilai investasi rumah dan menyesuaikan dengan harga rumah tersebut. Perlu diingat bahwa proses appraisal ini tidak gratis, lho. Kita harus membayar petugas appraisal sesuai dengan ketentuan dari pihak bank.

Kecuali jika pihak yang rumahnya akan kamu beli sudah memiliki kerja sama terlebih dahulu dengan pihak bank, seperti di Permata Bogor Residence. Sehingga bank sudah tidak perlu melakukan proses appraisal karena bank sudah terlebih dahulu setuju dengan harga rumah tersebut. Dengan membeli rumah di Permata Bogor Residence yang sudah terlibat kerjasama dengan bank, proses pengajuan KPR akan jadi lebih mudah dan bebas biaya appraisal!

5. Wawancara dan analisa penawaran bank

Analisa dulu penawaran bank!

sumber gambar

Jika bank sudah melakukan appraisal dan setuju dengan rumah yang akan dibeli, langkah selanjutnya adalah wawancara. Sama seperti saat pengajuan, usahakan tampil rapi dan meyakinkan meskipun jika sudah sampai tahap ini artinya bank sudah hampir menyetujui ajuan KPRmu. Bank akan mengajukan penawaran skema KPR, dan kita harus menganalisanya terlebih dahulu sebelum menerima penawaran tersebut. Perhatikan suku bunga KPR, rincian biaya KPR, dan syarat serta ketentuan KPR. Jika menurutmu semua sudah sesuai, maka bank akan segera memproses ke tahap selanjutnya.

6. Bank menerbitkan SP3K

SP3K sudah terbit, tapi perjuangan belum selesai!

sumber gambar

Setelah keluar penawaran dari bank dan kamu menerimanya, maka bank akan menerbitkan Surat Penegasan Persetujuan Penyediaan Kredit atau biasa disebut SP3K. Jika surat ini sudah keluar, berarti keputusan persetujuan KPR memang sudah final, akan tetapi proses pengajuan KPR belum selesai di sini. Kita harus meminta bantuan notaris untuk melengkapi berbagai dokumen persyaratan dalam SP3K seperti surat perjanjian kredit, akta jual beli, dan sebagainya. Di tahap ini, kita juga harus mengeluarkan biaya untuk jasa notaris.

7. Tanda tangan akad kredit di hadapan notaris

Kini saatnya kamu tanda tangan akad dan bernafas lega!

sumber gambar

Setelah semua dokumen persyaratan dalam SP3K sudah diterbitkan oleh notaris, maka ini saatnya menyelesaikan proses pengajuan KPR dengan tanda tangan akad kredit di hadapan notaris. Pada saat penandatanganan, pihak yang harus hadir di hadapan notaris adalah pihak pengaju KPR, wakil dari bank, serta penjual rumah. Setelah dokumen akad ditandatangani, bank akan mentransfer dana yang sudah disetujui ke pihak penjual rumah, dan notaris akan melanjutkan dengan proses balik nama sertifikat tanah dan surat-surat lainnya yang diperlukan. Nah, dari sejak dana masuk ke penjual rumah, kamu sudah bisa menempati rumah tersebut, lho.

Nah, gimana? Nggak ribet kan prosesnya? Walaupun memang prosesnya dapat memakan waktu yang cukup lama, tapi sebenarnya prosesnya nggak rumit kok. Apalagi kalau rumah yang akan kita beli sudah ada kerjasama dengan pihak bank sebelumnya. Seperti di Permata Bogor Residence yang sudah memiliki kerjasama baik dengan bank konvensional maupun syariah, tentu proses pengajuan KPR akan lebih cepat dan lebih mudah. Jadi, sudah siap mengajukan KPR? Cek info lengkapnya di sini ya!

Kalau Kamu dan Pasangan Sudah Mendiskusikan 6 Hal Ini, Tandanya Kalian Siap Naik Pelaminan

Bagi pasangan yang sudah mantap dan serius menjalani sebuah hubungan, pernikahan menjadi hal yang sangat dinanti-nantikan. Apalagi untuk orang-orang yang sudah lama berpacaran. Tentu saja ini menjadi relationship goal mereka berdua. Selain sebagai bukti keseriusan, pernikahan juga menjadi tanda bahwa kalian sudah terikat dan sah secara hukum.

Tapi sebenarnya, menikah itu tidak hanya melulu masalah sudah cocok dan cinta dengan pasangan, lho. Menikah dan hidup berumah tangga juga berarti saling mencukupi kebutuhan masing-masing dan menyamakan visi misi di masa depan. Maka dari itu, sebaiknya sebelum menikah, kamu dan pasangan sudah mendiskusikan 6 hal berikut ini. Nggak mau ‘kan nanti kalau sudah menikah baru tahu bahwa kamu dan pasangan memiliki pandangan yang berbeda tentang beberapa hal ini?

1. Kamu dan dia sering mengobrol tentang keluarga seperti apa yang ingin kalian bangun berdua

Keluarga seperti apa yang ingin dibangun

Sumber

Menikah berarti kita sudah harus siap menuju jenjang yang berikutnya. Dengan menikah, kamu dan pasangan akan menjadi sebuah keluarga kecil yang berdiri sendiri. Meskipun baru membayangkan saja, mulai dari sekarang sebaiknya kamu dan dia sudah mengobrol tentang keluarga seperti apa yang diinginkan. Apakah kalian akan menjadi keluarga yang dua-duanya berkarir atau ada salah satu pihak yang tetap tinggal dirumah, dan berbagai hal tentang berumah tangga semua itu harus dibicarakan dari sekarang.

2. Kalian serius membicarakan soal kelak akan tinggal dimana

Bicarakan akan tinggal dimana

Sumber

Setelah menikah tentu yang harus dipikirkan adalah akan tinggal dimana. Meskipun ada beberapa pasangan yang memutuskan tinggal dengan orang tua dulu setelah menikah, tapi keinginan untuk punya rumah sendiri pasti ada ‘kan. Maka dari itu, lokasi tempat tinggal selanjutnya perlu didiskusikan mulai dari sekarang.

Apalagi jika kamu dan pasangan sama-sama bekerja dan berbeda kantor. Tentu memilih lokasi rumah menjadi hal penting yang harus dipikirkan. Lokasi rumah yang jauh dari tempat kerja atau termasuk area macet jelas harus dihindari. Sebaliknya, kamu harus memilih lokasi rumah yang dekat dengan kantor atau setidaknya dekat dengan stasiun kereta sehingga memudahkan untuk menggunakan transportasi umum, serta pastinya harga rumah juga harus terjangkau.

Karena itu penentuan lokasi jadi hal yang penting untuk didiskusikan dengan pasangan. Salah satu hunian yang berada di lokasi strategis dan cocok untuk pasangan muda adalah Permata Bogor Residence. Lokasinya yang dekat dengan stasiun kereta Cilebut, tidak jauh dari kawasan kota, serta dekat dengan berbagai sarana umum seperti stasiun kereta, rumah sakit, sekolah dan pasar swalayan. Yang pasti, membuat kamu dan pasangan tidak kerepotan dalam menjalani hidup.

3. Saling jujur tentang penghasilan masing-masing bisa memudahkan dalam pengelolaan keuangan ke depannya

Jujur tentang penghasilan

Sumber

Nggak disangkal bahwa masalah keuangan adalah hal yang akan kalian hadapi dalam berumah tangga. Kebutuhan yang tidak sedikit membuat kamu dan pasangan kelak harus mengatur uang sedemikian rupa. Meskipun sering dianggap tabu, tapi sebenarnya mengetahui penghasilan masing-masing sebelum menikah itu penting, lho.  Jadi, nantinya kamu dan pasangan akan lebih mudah dalam pengelolaan keuangan untuk keluarga kecilmu.

4. Diskusi soal rencana karir di masa depan jadi hal yang biasa kalian lakukan

diskusikan rencana karir di masa depan

Sumber

Setelah hidup bersama, semua hal tentu harus dipikirkan untuk kepentingan berdua. Termasuk soal rencana karir di masa depan. Nggak mau ‘kan nanti kalau sudah menikah kalian bingung karena ternyata punya rencana karir yang berbeda. Maka dari itu, sebelum menikah coba diskusikan tentang hal ini terlebih dahulu dengan pasangan.

5. Meski sambil bercanda, kalian sepakat kelak ingin punya anak berapa

Speakati mau punya anak berapa

Sumber

Setelah menikah, satu hal yang akan dinantikan oleh setiap pasangan adalah kehadiran anak. Punya keluarga kecil dengan anak-anak yang menggemaskan pasti jadi impian setiap pasangan. Tapi karena punya anak tidak melulu tentang kelucuannya saja, kamu dan pasangan harus memikirkan akan memiliki anak berapa setelah menikah nanti. Meski sambil bercanda, sepakat memiliki anak berapa penting untuk didiskusikan sebelum menikah.

 6. Kamu dan dia sepakat bahwa investasi jangka pendek dan jangka panjang itu penting

investasi rumah sebagai jangka panjang

Sumber

Menikah itu nggak cuma menjadikan hubungan kalian jadi sah secara hukum dan agama. Setelah menikah, ada banyak hal yang harus dipikirkan oleh kalian berdua. Mulai dari anggaran belanja, biaya sekolah anak, sampai tabungan hari tua. Maka dari itu, nggak ada salahnya kalau kalian sudah memikirkan rencana investasi masa depan sejak sekarang. Entah itu jangka pendek atau jangka panjang, investasi ini akan membantu kalian dalam menjalankan kehidupan berumah tangga. Apalagi kebutuhan nanti pasti akan lebih banyak.

Karena itu, lebih baik kalian mulai mendiskusikan tentang investasi yang nilainya besar dan menguntungkan, seperti rumah misalnya. Investasi berupa rumah ini sangat menguntungkan karena nilainya yang terus meningkat setiap tahunnya. Seperti di Permata Bogor Residence misalnya, dalam waktu 2 tahun saja nilai investasinya sudah naik sebanyak 51%. Kamu bisa klik di sini untuk informasi lengkapnya. Maka jika kamu dan pasangan sepakat untuk membeli rumah sekarang, tentu di masa depan nilai investasinya akan semakin tinggi. Dengan membeli rumah di sana, sama saja kalian sudah berinvestasi untuk masa depan kamu dan keluarga kecilm kelak.

Menikah bukanlah perkara cinta dan cocok saja. Beberapa hal didalamnya akan lebih kompleks dan menantang. Namun, dengan persiapan matang dan berbagai hal yang sudah didiskusikan sebelum menikah, hal ini akan terasa lebih mudah dan menyenangkan. Selamat mempersiapkan masa depanmu mulai sekarang ya!